Senin, 27 Agustus 2012

doa sesudah shalat


BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM
ALHAMDU LILLAHI RABBIL ‘AALAMIN. HAMDAY YUWAAFII NI’AMAHUU WA YUKAAFFI’U MAZIDAH. YAA RABBANAALAKALHAMDU WA LAKASY SYUKRU KAMAA YAMBAGHII LIJALAALI WAJHIKA WA’AZHIIMI SULTHAANIK. ALLAHUMMA SHALLI WASALLIM’ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIW WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD. SHALAATAN TUNAJJIINAA BIHAA JAMII’IL AHWAALI WAL ‘AAFAT. WA TAQDHII LANAA BIHAA JAMII’IL HAAJAAT. WA TUTHAHHIRUNAA BIHAA MIN JAMII’IS SAYYI’AT. WATARFA’UNAA BIHAA AQSHAL GHAAYAATI MIN JAMII’IL KHAIRAATI FIL HAYAATI WA BA’DAL MAMAAT. INNAHU SAMII’UN QARIIBUM MUJIBUD DA’AWAAT WAYAA QAADHIYAL HAAJAAT.

Artinya:
“Dengan nama Allah, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmatNya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mulah segala puji, dan bagi-Mulah segala syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran Zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu. Wahai Allah! Limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, dan keluarganya. Yaitu rahmat yang dapat menyelematkan kami dari segala ketakutan dan penyakit, yang dapat memenuhi segala kebutuhan kami, yang dapat mensucikan diri kami dari segala keburukan, yang dapat mengangkat kami ke derajat tertinggi di sisi-Mu, dan yang dapat menyampaikan kami kepada tujuan maksimal dari segala kebaikan, baik semasa hidup maupun sesudah mati. Sesungguhnya dia (Allah) Maha Mendengar, Maha dekat, lagi Maha Memperkenankan segala doa dan permohonan, wahai Zat yang maha Memenuhi segala kebutuhan (hamba-Nya).


ALLAHUMMA INNAA NAS-ALUKA SALAAMATAN FIDDIINI WADDUNYAA WAL AKHIRAH. WA’AAFIYATAN FIL JASADI WA SHIHHATAN FIL BADANI WA ZIYAADATAN FIL’ILMI WA BARAKATAN FIRRIZQI WA TAUBATAN  QABLAL MAUT WARAHMATAN  WA WARAHMATAN ‘INDAL MAUT WA MAGHFIRATAN BA’DAL MAUT. ALLAA HUMMA HAWWIN ‘ALAINAA FI SAKARAAATIL MAUT WAN NAJAATA MINAN NAARI WAL’AFWA ‘IINDAL HISAAB.

Artinya:
“Wahai Allah sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kesejahteraan dalam agama, dunia dan akhirat, keafiatan jasad, kesehatan badan, tambahan ilmu, keberkahan rizki, taubat sebelum datang maut, dan ampunan setelah datang maut. Wahai Allah permudahlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, (berilah kami) keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat dilaksanakan hisab.”


ALLAHUMMA INNAA NA’UUDZUBIKA MINAL’AJZI WAL KASALI WAL BUKHLI WAL HARAMI WA’ADZAABIL QABRI.

Artinya:
“Wahai Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari sifat lemah, malas, kikir, pikun dan azab kubur.”


ALLAA HUMMA INNA NA’UUDZUBIKA MIN’ILMI LAA YANFA’U WAMIN QABLIL LAA YAKHSYA’U WAMIN NAFSIL LAA TASYBA’U WAMIN DA’WATIN LAA YUSTAJAABU LAHAA.

Artinya:
“Wahai Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari jiwa yang tidak kenal puas, dan dari doa yang tidak terkabul”.


ALLAHUMMA RABBANAA TAQABBAL MINNA SHALAATANAA WA SHIYAAMANAA WA RUKUU’ANAA WA SUJUDANAA WA QU’UUDANAA WA TADHARRU’ANAA WA TAKHASY SYU’ANAA WA TA’ABBUDANAA WA TAMMIM TAQSHIIRANAA YAA ALLAAH YAA RABBAL ‘AALAMIIN

Artinya:
“Ya Allah, terimalah shalat kami, puasa kami, rukuk kami, sujud kami, duduk rebah kami, khusyuk kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama shalat, ya Allah Tuhan seru sekalian alam”.


RABBANAA ZHALAMNA ANFUSANAA WA ILLAM TAGHFIRLANAA WA TARHAMNAA LANAKUUNANNA MINAL KHAASHIRIIN. RABBANAA WALAA TAHMIL ‘ALAINAA ISHRAN KAMAA HAMALTAHUU’ALAL LADZIINA MIN QABLINAA LANAA BIHI WA’FU’ANNAA WAGHFIRLANAA WARHAMNAA ANTA MAULAANA FANSHURNAA ‘ALAL QAUMIL KAAFIRIIN.

Artinya:
“ya Allah kami telah aniyaya terhadap diri kami sendiri, karena itu ya Allah jika tidak dengan limpahan ampunan dan rahmat-Mu niscaya kami akan jadi orang yang sesat. Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan atas diri kami baban yang berat sebagaimana yang pernah Engkau bebankan kepada orang yang terdahulu dari kami. Ya Allah Tuhan kami, janganlah engkau bebankan atas diri kami apa yang diluar kesanggupan kami. Ampunilah dan limpahkanlah rahmat ampunan terhadap diri kami ya Allah. Ya Allah Tuhan kami, berilah kami pertolongan untuk melawan orang yang tidak suka kepada agama-Mu.”


RABBANAA LAA TUZIGH QULUUBANAA BA’DA IDZHADAITANAA WAHAB LANAA MIN LADUNKA RAHMATAN INNAKA ANTAL WAHHAB.

Artinya:
“ya Allah Tuhan kami, janganlah engkau sesatkan kami sesudah mendapat petunjuk, berilah kami karunia. Engkaulah yang Maha Pemurah.”


RABBANAGH FIRLANAA DZUNUUBANAA WA LIWAA LIDIINAA WALIMMASYAA YIKHINAA WA LIMU’ALLIMIINAA WALIMANLAHUU HAQQUN ‘ALAINAA WALIMAN AHABBA WA AHSANA ILAINAA WA LIKAAFFATIL MUSLIMUNA AJMA’IIN.

Artinya:
“wahai Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, dosa-dosa orang tua kami, para sesepuh kami, para guru kami, orang-orang yang mempunyai hak atas kami, orang-orang yang cinta dan berbuat baik kepada kami, dan seluruh umat islam.”



RABBANAA TAQABBAL MINNAA INNAKA ANTAS SAMIIUL ‘ALIMU WATUB ‘ALAINAA INNAKAA ANTAT TAWWAABURRAHIIMU.

Artinya:
“wahai Tuhan kami, perkenankanlah (permohonan) dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang.”


RABBANAA AATINAA FIDDUNYAA HASANAH, WA FIL AAKHIRATI HASANAH, WAQINAA ‘ADZAABAN NAAR.

Artinya:
“wahai Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan selamatkanlah kami dari siksa neraka.”


WASHALLALLAAHU’ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA’ALAA AALIHI WA SHAHBIHII WA SALLAM, WAL HAMDU LILLAAHI RABBIL AALAMIIN.

Artinya:
“semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya, dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.”

Kamis, 14 Juni 2012

Saka Taruna Bumi Kota Depok

Jikalau saja ada sekelompok personil yang mau menggulung lengan baju, mendata semua pabrik yang ada di wilayah kecamatan untuk kemudian memantau apakah mereka sudah mengolah limbahnya sesuai dengan ketentuan pengelolaan.

Jika ternyata diketahui ada yang membuang limbah sehingga mencemari lingkungan, tim tersebut mengambil bukti berupa video, gambar, dan sampel limbah. Beberapa wawancara mungkin diperlukan.

Semua data-data di buatkan suatu laporan kepada dinas terkait, tentu saja harus melibatkan media agar aks ini yang dilakukan mendapatkan perhatian. Semua personil tersebut berhak mendapat tanda jasa berupa emblem.

Jika saja ada sekelompok pramuka yang menggandeng industri, contoh kita ambil pabrik 2tang. mereka diajak kerjasama dengan dalih CSR, untuk membuat kantung belanja dengan bahan kain. Kemudian ditawarkan kepada para pedagang sayur yang ada di setiap wilayah ranting siapa saja yang ingin mengikuti kampanye lingkungan degnan cara: mulai tanggal ... penjual tersebut tidak lagi menggunakan kantong plastik untuk membungkus belanjaan, namun sebagai gantinya setiap pelanggan diberikan kantung kain. Sosialisasikan hal ini dua minggu sebelum pelaksanaan agar palanggan mendapat sosialisasi. Beri pengarahan kepada pelanggan bahwa saat ini kita harus arfi menggunakan bahan plastik.

Setelah datang hari H tersebut, palanggan yang belanja diberikan kantung kain dengan syarat bahwa setiap belanja harus membawa kembali kantung tersebut. di kantung itu tertera merk pemberi bantuan kantung, dan juga nama penjual sayuran. Kegiatan ini dapat dikombinasikan dengan diskon setiap membeli jika membawa kantung belanja tersebut.

Hal ini membutuhkan komitmen dan kerjasama yang berkesinambungan. Jika berhasil, dapat di aplikasikan pada toko waralaba lainnya. Ayo, jadilah salah satu personil yang akan melakukan hal ini.

oleh Ilham Penta

Material dan dialektika


Katakan: I don't care that you didn't have a car or house, but I care that if you didn't have money, because I need money to buy food for life,... Berpikir Realistis Tapi Tidak Materialistik.

Ini adalah Balasan Surat saya :

Saya telah membaca status "FB" Mu dengan semangat. Saya rasa banyak gadis2 di luar sana yg mempunyai pertanyaan yang sama. Ijinkan saya untuk menganalisa situasi mu sebagai seorang profesional.

Pendapatan tahunan saya lebih dari $7090, sesuai syarat mu. Jadi saya harap semuanya tidak berpikir saya main2 disini. Dari sisi seorang bisnis,merupakan keputusan salah untuk menikahi mu.

Jawabannya mudah saja, Saya coba jelaskan, Coba tempaykan " Kecantikan " dan " Uang " bersisian, dimana anda mencoba menukar kecantikan dgn uang :

Pihak A menyediakan kecantikan, dan Pihak B membayar untuk itu,hal yg masuk akal.

Tapi ada masalah disini, Kecantikan anda akan menghilang, tapi uang saya tidak akan menghilang tanpa ada alasan yg bagus. Faktanya, pendapatan saya mungkin akan meningkat dari tahun ketahun, tapi anda tidak akan bertambah cantik tahun demi tahun. Karena itu,dari sudut pandang ekonomi, Saya adalah Aset yg akan meningkat, dan Anda adalah Aset yg akan menyusut. Bukan hanya penyusutan Normal, tapi Penyusutan Eksponensial.

Jika Hanya (Kecantikan) itu Aset Anda, nilai anda akan sangat mengkhawatirkan 10 Tahun mndatang. Dari aturan yg kita gunakan di Wall Strreet, di stiap pertukaran memiliki Posisi, Kencan dengan Anda juga merupakan Posisi Tukar.

Jika Nilai Tukar Turun, kita akan menjualnya dan adalah Ide Buruk untuk menyimpan dalam jangka panjang, Seperti :

Pernikahan yg anda inginkan, mungkin terdengar kasar, Tapi untuk membuat keputusan yg bijaksana ,stiap Aset dengan nilai depresiasi besar akan di ''JUAL'' atau ''DISEWAKAN''. Siapa saja dengan penghasilan tahunan $7090, Bukan Orang Bodoh. Kami hanya berkencan dengan Anda, tapi tidak akan menikahi Anda.

NB : Cowo itu usia berapapun bisa nikah ama cewe cantik dan muda kapanpun asalkan dia punya uang, Sedangkan cewe Asetnya akan semakin menurun sejalan Usia. So,jadi cowo lebih enak daripada jadi cewe, nakalnya bisa seumur hidup ! mau nikah umur 40 thn juga masih keburu, umur 50 thn mau cari selingkuhan anak kuliahan juga bisa ! asalkan punya uang, cewe..!? umur 30 thn ke astas udah sepi pasaran.

Pesan Moral dari Ceritanya dan selebihnya juga terpenting.Adalah :
" cintailah pasangan mu apa adanya tanpa memandang materi dan kecantikan. juga saling percaya satu sama lain.. dengan kepercayaan suatu hubungan akan berjalan dengan baik untuk menghadapi cobaan yg sulit dengan pasangan Anda "

Kamis, 08 Maret 2012

PROFIL

Setelah menyaksikan debat kandidat calon bupati dan wakil kabupaten bekasi, saya sebagai orang awam dapat menyimpulkan bahwa mereka tidak memiliki visi dan misi yang matang, jikalaupun mereka punya, itu hanyalah mimpi belaka, atau angan-angan, yang lebih parah adalah sisat busuk. Namun acara tersebut memberikan inspirasi pada saya, dikaitkan dengan tulisan raffles dalam “The History of Java”. 

Dia menuliskan bagaimana pemerintahan Inggris memiliki strategi dalam membangun Jawa. Dengan sumber daya yang ada, dan strategi yang matang. Pendataan awal mengenai luas area sawah dan perkebunan, mendata lahan yang belum digarap, mendata lahan yang subur berdasarkan tiga tingkatan, mendata sumber daya manusia dalam suatu wilayah, upah, kekayaan masyarakat, penghasilan masyarakat, kebutuhan dan pengeluaran masyarakat, sistem birokrasi yang berjalan. 

Setelah semua data terkumpul, disusunlah strategi yang saling terkait. Analisis yang dilakukan adalah mencari penyebab kemiskinan, yaitu pajak dan sistem bagi hasil lahan yang tidak adil sehingga masyarakat mejadi tidak bergairah dalam bertani, akibatnya kekurangan SDM yang mengolah lahan karena mereka berfikir hasil yang didapat akan menguntungkan penguasa. 

Dengan cerita singkat diatas, mungkin aku juga perlu mencari data-data tentang sumber daya yang ada di Depok. Sekitar tahun 2005 aku telah melakukan beberapa survei rawa-rawa. Rawa yang ku datangi diantaranya rawa kalong di gang nangka, rawa Gede di auri, Pengasinan di jalan Nusantara – belakang terminal depok, rawa di daerah Kelapa Dua, dan setu Sawangan. Aku berfikir jika kemungkinan rawa-rawa tersebut dijadikan tempat wisata – mungkin namanya rawawisata seperti tempat belajar meneliti sekaligus sebagai tempat budidaya ikan dengan tambak. Selain itu juga jika ada eceng gondoknya, dapat dijadikan bahan bio gas, dimana tabung generatornya terbuat dari drum.

Namun survei ini tidak detail, dikarenakan peralatan untuk dokumentasinya tidak ada. Memang selain hal yang saya sebutkan diatas, saya juga berniat menyelidiki jika ada perusahaan yang membuang limbah sembarangan. Jika saya bisa mendapatkan barang bukti, mungkin saya bisa mendirikan saka Wanabakti atau Tarunabumi guna memanfaatkan data tersebut sebagai pencari dana. Dan dana yang terkumpul akan dijadikan dana kegiatan yang mengolah limbah tersebut.

Catatan saya jika saya meneruskan pendataan ini ialah mendata sumber daya yang ada dalam setiap kecamatan. Data-data yang dikumpulkan yaitu : banyaknya rawa, sungai kecil, sawah, perumahan, pabrik, kondisi petani, inftastruktur, keadaan geografis, sekolah (SD, SMP, SMA) negeri dan swasta, situs bersejarah, asal usul nama daerah, dll. Setiap target yang didata memilki detail yang mungkin perlu dibuatkan form isian dan dokumentasi.

Hasil-hasil ini dikumpulkan dalam basis data dan juga di posting ke blog agar tidak hilang atau rusak. Setiap kurun waktu tertentu di update dan dijadikan bahan diskusi bagi anggota ambalan ataupun tamu ambalan. Hasil diskusi akan dijadikan strategi dalam setiap kegiatan yang akan dilakukan, atau sekedar dievaluasi di blog.

Untuk mengumpulkan data-data ini dapat memanfaatkan anggota gerakan pramuka, dari tamu ambalan, anggota ambalanku, atau dari kawan-kawan pramuka diwilayah tersebut. Memang strategi yang saya miliki adalah, tamu ambalan diberikan materi, kemudian ditugaskan kesuatu wilayah untuk mem-praktekan ilmu yang didapat. Jika mental dan fisik serta pengetahuan sudah memadai, dia diwajibkan melakukan survei ini. Bagi anggota yang sudah melakukan pendataan, akan diberikan tanda ikut serta/tiska, dan kenaikan tingkatan. Untuk tingkat analisis dan perancangan diserahkan ke tingkat diatasnya, dan jika ia sudah melakukan implementasi perancangan, maka dia mendapat sertifikat dan kehormatan tirtajiwa atau “air  sebagai sumber kehidupan”. Disini saya tidak membicarakan tingkatan pada umumnya pramuka penegak dan pandega.
Implementasi hasil perancangan mungkin juga dapat dibagi dalam beberapa kategori : kesejahteraan; inftastruktur; dan akhlak/moril. Semua yang bersifat teknis menghasilkan income/pendapatan termasuk dalam kategori kesejahteraan, untuk inftastruktur dapat berupa keindahan kawasan, dan kemudahan dalam sarana-prasarana, sedangkan akhlak atau moril berupa kegotong royongan; keramah tamahan pmasyarakat; intelektual; kesadaran; kemandirian; dll.

Mungkin yang saya utarakan diatas hanya bersifat konsep, namun setidaknya pepatah mengatakan bahwa mimpi adalah salah satu dalam mencapai tujuan, dan orang yang tidak memiliki mimpi berarti tidak memiliki cita-cita.

Blog ini saya maksudkan sebagai wadah laporan data-data yang didapat dilapangan. Untuk saat ini kami masih dalam tahap penyusunan program yang akan kami jalankan selama beberapa bulan kedepan.
7-Mar-12